More Text

Unordered List

Unordered List

BTricks

BThemes

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto Saya

Just An Ordinary People
But I Have A Dream
And Someday, I Believe The Dream Will Be Come True :D

Minggu, 11 November 2012

Tanaman yang dimodifikasi secara genetik (GM plants)

Beberapa contoh dari GM plants adalah sebagai berikut :
  • "golden rice" , yang merupakan nasi yang dimodifikasi gen nya, dengan menambahkan gen yang memproduksi karoten kedalamnya. Hasilnya berupa nasi yang berwarna keemasan (golden) yang disebabkan adanya pigmen karoten.
  • Tanaman yang disisipi gen resisten terhadap hama dan penyakit tanaman, sehingga menghasilkan varietas baru dan unggul dari suatu tanaman. Penyisipan gen tersebut biasanya menggunakan vektor berupa Ti Plasmid (plasmid dalam Agrobacterium turnefaciens).
 

Bioteknologi Agrikultural

Bioteknologi agrikultural menghasilkan produk berupa :

  • Tanaman yang dimodifikasi secara genetik, dengan karakteristik berupa tahan terhadap serangan hama dan penyakit, toleransi terhadap temperatur yang dingin, hasil yang lebih banyak, maupun kandungan nutrisi (protein/mineral) yang terdapat didalamnya.  
  • Tanaman juga dapat dimodifikasi untuk menghasilkan protein-protein tertentu untuk kepentingan pengobatan, contohnya antibodi monoklonal
  • Produksi protein rekombinan yang cost nya lebih rendah

Teknologi DNA Rekombinan

Pengertian Teknologi DNA Rekombinan
Secara klasik analisis molekuler protein dan materi lainnya dari kebanyakan organisme ternyata sangat tidak mudah untuk dilakukan karena adanya kesulitan untuk memurnikannya dalam jumlah besar. Namun, sejak tahun 1970-an berkembang suatu teknologi yang dapat diterapkan sebagai pendekatan dalam mengatasi masalah tersebut melalui isolasi dan manipulasi terhadap gen yang bertanggung jawab atas ekspresi protein tertentu atau pembentukan suatu produk.
Teknologi yang dikenal sebagai teknologi DNA rekombinan, atau dengan istilah yang lebih populer rekayasa genetika, ini melibatkan upaya perbanyakan gen tertentu di dalam suatu sel yang bukan sel alaminya sehingga sering pula dikatakan sebagai kloning gen. Banyak definisi telah diberikan untuk mendeskripsikan pengertian teknologi DNA rekombinan. Salah satu di antaranya, yang mungkin paling representatif, menyebutkan bahwa teknologi DNA rekombinan adalah pembentukan kombinasi materi genetik yang baru dengan cara penyisipan molekul DNA ke dalam suatu vektor sehingga memungkinkannya untuk terintegrasi dan mengalami perbanyakan di dalam suatu sel organisme lain yang berperan sebagai sel inang.
Teknologi DNA rekombinan mempunyai dua segi manfaat. Pertama, dengan mengisolasi dan mempelajari masing-masing gen akan diperoleh pengetahuan tentang fungsi dan mekanisme kontrolnya. Kedua, teknologi ini memungkinkan diperolehnya produk gen tertentu dalam waktu lebih cepat dan jumlah lebih besar daripada produksi secara konvensional.
Pada dasarnya upaya untuk mendapatkan suatu produk yang diinginkan melalui teknologi DNA rekombinan melibatkan beberapa tahapan tertentu. Tahapan-tahapan tersebut adalah isolasi DNA genomik/kromosom yang akan diklon, pemotongan molekul DNA menjadi sejumlah fragmen dengan berbagai ukuran, isolasi DNA vektor, penyisipan fragmen DNA ke dalam vektor untuk menghasilkan molekul DNA rekombinan, transformasi sel inang menggunakan molekul DNA rekombinan, reisolasi molekul DNA rekombinan dari sel inang, dan analisis DNA rekombinan.


source : (http://biomol.wordpress.com/bahan-ajar/dasar-tek-dna-rek/)

Bioteknologi Mikrobial

  • Bioteknologi mikrobial merupakan aplikasi dari Bioteknologi yang tertua : penggunaan mikroba berupa ragi untuk membuat bir dan wine (anggur).
  • Dengan memanipulasi mikroba -> dapat menghasilkan enzim yang lebih baik dan organisme untuk membuat makanan, memudahkan proses produksi dan membuat proses dekontaminasi untuk limbah produksi agar lebih efisien lagi.
  • Mikroba juga digunakan untuk kloning dan memproduksi protein-protein penting yang digunakan sebagai obat untuk manusia, meliputi insulin dan hormon pertumbuhan (growth hormone).

Jenis-jenis Bioteknologi

Bioteknologi Mikrobial
Bioteknologi Agrikultural
Bioteknologi Binatang
Bioteknologi Forensik
Bioremediasi
Bioteknologi Aquatic
Bioteknologi Medik

Aplikasi/penggunaan Baru

Sejak tahun 1960, perkembangan mengenai genetika dan biologi molekuler berlangsung dengan sangat cepat            , terutama dalam struktur DNA dan fungsinya. Perkembangan ini mendukung dalam inovasi dan aplikasi dalam bioteknologi.

  • Gen kloning : adalah kemampuan untuk mengidentifikasi dan menghasilkan gen-gen tertentu
  • Rekayasa genetika : adalah memanipulasi DNA dari suatu organisme tertentu
  • Teknologi DNA rekombinan : adalah teknik untuk mengkombinasikan DNA dari sumber-sumber yang berbeda
Teknologi ini digunakan untuk memproduksi :
  1. Protein-protein untuk kepentingan medis, seperti contohnya insulin dan hormon pertumbuhan (growth hormone)
  2. Tanaman yang tahan terhadap hama dan penyakit
  3. Tanaman yang memproduksi buah yang lebih banyak
  4. "golden rice"
  5. Bakteri yang direkayasa secara genetika, contoh nya bakteri yang gen nya dimodifikasi agar bakteri tersebut dapat memakan limbah, sehingga mengurangi polusi di lingkungan.
  6. Human genome project dan human proteome project

Sabtu, 10 November 2012

Aplikasi/penggunaan lama

  • Top fermentation : Fermentasi ini menggunakan yeast (ragi) dibagian atas
  • Bottom fermentation : Fermentasi ini menggunakan yeast (ragi) dibagian bawah
  • Pada Perang Dunia I, fermentasi digunakan untuk membuat bahan peledak dari pelarut organik. Pelarut organik yang digunakan untuk membuat bahan peledak adalah gliserol.
  • Pada tahun 1928 :  Alexander Flemming menemukan antibiotik pertama (penicillin), yang digunakan untuk mengatasi penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri
  • Pada tahun 1950-1960 : Antibiotik dalam jumlah yang banyak ditemukan sebagai produk/metabolit yang dihasilkan oleh berbagai jenis mikroba yang berbeda.

Fermentasi

Definisi Fermentasi


Apa itu fermentasi ?
Fermentasi adalah suatu proses mikrobial yang diatur secara enzimatik, dimana terjadi transformasi/perubahan senyawa-senyawa organik menjadi senyawa organik yang lain nya.
Contoh : fermentasi untuk membuat roti dengan bantuan dari bakteri Saccharomyces cerevisiae

Reaksinya adalah sebagai berikut :
Glukosa -> CO+ alkohol + energi

Aplikasi/penggunaan kuno (ancient)

Bioteknologi ternyata telah diaplikasikan sejak jauh sebelum zaman masehi, sekitar 9000 tahun SM.
Saat itu, manusia telah menggunakan organisme hidup untuk kepentingan mereka, dengan cara mengaplikasikan ilmu bioteknologi untuk membuat sesuatu yang baru dari bahan-bahan yang sudah ada sebelum nya, seperti contoh nya adalah sebagai berikut :
  1. Pada tahun 9.000 SM : pembuatan yogurt dari susu sapi
  2. Pada tahun 6.000-5.000 SM : awal pembuatan bir
  3. Pada tahun 4.000 SM : pembuatan keju dari susu sapi
Adapun bioteknologi itu sendiri yang dipakai untuk membuat produk olahan makanan tersebut adalah fermentasi.




Definisi Bioteknologi

Definisi Bioteknologi


Apa sih bioteknologi itu ?

Bioteknologi secara luas didefinisikan sebagai menggunakan organisme hidup, atau bagian dari organisme hidup, atau produk dari organisme hidup, untuk keuntungan manusia, untuk membuat produk atau memecahkan suatu masalah

Bioteknologi itu sendiri bukanlah merupakan ilmu pengetahuan yang baru. Berikut ini adalah sejarah aplikasi daripada bioteknologi, meliputi :
  1. Aplikasi/penggunaan kuno (ancient)
  2. Aplikasi/penggunaan lama (old)
  3. Aplikasi/penggunaan baru (new)